Minggu, 20 Mei 2018

[Booklicious] Thief in Action!


Bukan sembarang orang bisa mencuri. Pelakunya harus bisa gesit, cekatan, cerdik, pintar mengunakan alat-alat tertentu, dan pintar mencari kesempatan. Keahlian yang cukup berguna ini sering ada dalam setiap karakter game atau novel-novel. Tentu saja mencuri bukan perilaku yang baik, tapi bagi para tokoh berikut ini, menjadi pencuri adalah salah satu cara untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran atau melawan kejahatan.




1. Peter Nimble series - Jonathan Auxier  

Saat ini baru ada 2 volume dan buku pertamanya sudah diterjemahkan. Peter Nimble adalah anak yatim piatu buta yang harus belajar bertahan hidup dengan mencuri. Suatu hari Peter mencuri kotak haberdasher dari seseorang. Kotak tersebut berisi 3 pasang mata ajaib yang bisa membawanya pergi ke sebuah pulau tersembunyi dimana dia diberi satu tugas, yaitu untuk menyelamatkan orang-orang di Kerajaan Lenyap. Dalam petualangannya Peter ditemani oleh ksatria yang merupakan kombinasi unik dari kuda dan kucing. Gimana ceritanya tuh? Baca dooong hehehe ngomong-ngomong buku Jonathan Auxier yang lain: The Night Gardener juga sudah diterjemahkan lho.



2. The Magic Thief series - Sarah Phineas  

Sedikit mirip kisahnya dengan Peter Nimble. Conn adalah yatim piatu yang harus menggantungkan hidupnya dengan mencuri. Suatu hari dia mencuri barang magis berbahay dari seorang penyihir. Benda tersebut seharusnya membunuh Conn kalau dia tidak memiliki bakat magis. Sang penyihir yang menyadari bakat Conn akhirnya mengangkatnya jadi murid dan sembari mengajarinya tentang sihir, dunia yang tadinya kaya akan energi sihir kini energi tersebut berkurang dengan cepat. Sepertinya ada yang berusaha mencuri energi sihir itu. Siapa? Kenapa? Dan apa? Kalian bisa baca juga. Sudah diterjemahkan ketiganya oleh penerbit BIP, tapi menyisakan buku terakhirnya (yang ke-4, Home).



3. Mark of The Thief Trilogy - Jennifer A. Nielsen

Nic dan adiknya yang yatim piatu dipaksa menjadi budak di pertambangan Roma. Sampai kemudian ketika Nic berencana melarikan diri, tapi malah tertangkap dan diperintah memasuki gua tersegel untuk mengambil pusaka atau jimat peninggalan Julius Caesar. Setelah memasuki tempat sakral sekaligus menyeramkan tersebut, Nic mendapati bahwa Bulla, jimat yang dicari-cari banyak orang hingga merenggut banyak nyawa, berisi kekuatan sihir dan sihir tersebut merasuki Nic, memberinya kekuatan yang tak diinginkannya. Dia yang tadinya hanya anak biasa, kini terlibat dalam konflik besar kerajaan dan pemberontaknya. Jika ingin terbebas dari beban tersebut, Nic sebaiknya segera memutuskan dirinya berada di pihak mana. Buku ini baru diterjemahkan 1 volume dari triloginya. Semoga diterjemahkan semua yaaa.... Ohya, Jennifer juga penulis The False Prince, kalau kalian bertanya-tanya....



4. Artemis Fowl series - Eoin Colfer

Tidak seperti ketiga buku di atas (hahaha kebetulan saja), Artemis Fowl bukan yatim piatu miskin dan merana. Fowl adalah keluarga kaya seorang penemu, tinggal di mansion mewah dengan seorang butler (kepala pelayan) sekaligus bodyguard mantan militer yang melayaninya. Artemis sendiri adalah seorang anak jenius. Namun sejak ayahnya menghilang, Artemis bertekad mencarinya. Berbekal sedikit petunjuk, Artemis mencuri sebuah benda yang malah membuatnya menemukan dunia sihir berisi peri, kurcaci, goblin, dan centaur. Mereka pun terlibat dalam pertempuran kecil untuk merebut benda tersebut dari satu sama lain. Namun pada akhirnya, rasa kemanusiaan Artemis diuji, apakah harus menuruti ego pribadinya atau berkorban demi kepentingan yang lebih besar? Mengikuti perkembangan karakter Artemis akan menarik bagi kalian yang menyukai Tony Stark. Terdapat 8 volume untuk seluruh serial Artemis Fowl, sempat terhenti penerjemahannya di volume ke-5 tapi sekarang serial ini diterbitkan ulang dengan sampul baru dan melanjutkan ke volume 6. Asyik kan?



5. The Thief Lord (Pangeran Pencuri) - Cornelia Funke

Prospero dan Bo menjadi anak yatim piatu setelah ibu mereka meninggal. Setelah menyewa detektif untuk mencari keberadaan kedua anak ini, tante mereka hanya ingin mengadopsi Bo yang masih berumur 5 tahun dan imut, tapi tidak mau mengadopsi Prospero yang berumur 12 tahun. Jadi keduanya melarikan diri ke Venisia, kota yang digambarkan ibu mereka dengan amat detail. Di sana mereka bertemu Hornet dan segerombolan anak-anak gelandangan lain yang tinggal di gedung bioskop tua. Kelompok ini mengidolakan pemuda bernama Scipio yang mencuri perhiasan dari rumah orang-orang kaya untuk membelikan pakaian dan makanan untuk mereka. Kisahnya menjadi rumit ketika pemilik toko gadai meminta jasa mereka untuk mencuri sebuah benda atas permintaan seorang kaya. Benda ini konon adalah sebuah kunci yang mampu membuka kekuatan sihir dari sebuah benda kuno lain. Petualangan mereka tentunya akan menyihir kalian untuk menyayangi setiap karakternya, termasuk si detektif dengan peliharannya yang imut.  

1 komentar: