Hai semua! Tentunya di akhir September ini kita dikejutkan dengan kehadiran trailer terkini dari THE DEATH CURE, film adaptasi dari buku ketiga sekaligus terakhir Trilogi THE MAZE RUNNER karya James Dashner. Nah, kali ini Penfi mau bahas bukunya berikut kedua film adaptasi sebelumnya. Serinya terdiri dari tiga buku ditambah dua prekuel. James Dashner mengusung tema distopia-fiksi ilimiah plus post apocalyptic dalam rentang pembaca young adult untuk seri ini. Yuk yuk disimak.
Kamis, 28 September 2017
Hello Gladers, Welcome To The Maze !
Label:
adaptasi buku,
distopia,
scifi,
trailer film
Kamis, 07 September 2017
28 Hal Tentang Bookworm yang Kita Semua Alami
Berikut ini adalah momen-momen yang bikin kalian bilang "Ih, iya banget!". (Karena hanya Penfi yang mengerti *tsaaah)
Label:
random
Rabu, 06 September 2017
Booklicious September!
Memasuki September Penfi punya rekomendasi buku lagi. Kali ini temanya agak sweet untuk para penggemar buku-buku Young Adult dan Middle Grade....
Label:
booklicious,
rekomendasi
Minggu, 27 Agustus 2017
Novel Fantasi Klasik untuk Dewasa Wajib Baca - Part 1
Dibandingkan dengan genre fiksi ilmiah, cerita fantasi bisa ditelusuri jauuuuuh pada masa sebelum masehi. Kita bisa menemukan kisah-kisah fantasi ini dalam cerita-cerita mitologi dan legenda yang diceritakan secara lisan berulang-ulang dari generasi ke generasi. Misalnya saja Iliad karya Homer diketahui tertulis sejak tahun 760-710 SM, yang menceritakan kisah pahlawan Achilles sebagai keturunan salah satu dewa Olympus dalam peperangan Trojan dan Odyssey yang merupakan sekuelnya. Atau kisah tentang Sun Wu Kong yang berawal dari legenda pada zaman dinasti Han (700-200 SM) kemudian dimodifikasi berkali-kali hingga menjadi seperti yang kita kenal dalam buku Journey to the West. Kisah lainnya bisa juga berasal tak jauh dari rumah kita seperti Mahabharata, Jaka Tarub, atau Sangkuriang. Jadi sesungguhnya kita lebih akrab dengan kisah fantasi lebih daripada yang lain.
Penfi tentu saja tidak akan membahas sejauh itu, juga tidak akan menyuruh kalian membaca Prose Edda, A Midsummer Night's Dream, Beowulf, atau Metamorphoses karya Ovid, toh kalian bukannya mau belajar sastra klasik (tapi baca saja kalau mau hehe). Penfi akan membawa kalian lebih dekat lagi kepada novel-novel fantasi klasik abad ke-19 dan ke-20, yang mengawali dan menginspirasi penulis-penulis fantasi modern. Yuk, mariii...
Label:
fantasi,
klasik,
rekomendasi,
wajib baca
Rabu, 16 Agustus 2017
[AUTHOR] Neil Gaiman : A Man Behind Tales
Kali ini, Penfi akan mengajak penefiers semua untuk mengulik sedikit profil salah satu penulis novel fantasi kenamaan. Yep, Neil Gaiman, penulis kece kreatif dengan sederet
karya-karya yang heart-catching.
Neil Richard Gaiman lahir di Portchester, Hampshire,
United Kingdom tanggal 10 November 1960. Pada usia 4 tahun beliau sudah bisa membaca dan sejaki itu membaca buku (bahkan buku pelajaran sekolah) menjadi hobinya yang tak terpisahkan. Gaiman mengawali karirnya sebagai jurnalis, namun pekerjaan ini ia tinggalkan karena menurutnya koran menulis hal-hal yang tidak benar sebagai fakta. Setelah mendapat pengaruh besar dari penulis-penulis legendaris seperti J.R.R. Tolkien, C.S. Lewis, Lewis Carol, Mary Shelley, Rudyard Kipling, Ursula Le Guin, Edgar Allan Poe, dan yang paling mempengaruhinya, Roger Zelazny, Gaiman pun mulai merintis karir dalam dunia penulisan. Karyanya yang mendapat sambutan meriah berupa komik atau novel grafis berjudul Sandman di salah satu studio komik DC: Vertigo. Gaiman banyak menulis komik dibandingkan novel karena menurutnya komik membuka potensi yang lebih luas dari dalam dirinya. Gaiman merasa dirinya lebih mampu berkreasi dan menyampaikan cerita lewat komik. Dalam karirnya menulis komik, Gaiman bersahabat dengan Dave McKean yang merupakan seorang ilustrator, fotografer, desainer grafis, musisi, dan filmmaker. Beliau pernah menulis untuk komik Batman, Green Lantern, Miracleman (Marvelman), dan juga banyak komik lain diantaranya: The Book of Magic (4 volume), The Children Crusade (2 volume), Neil Gaiman's Midnight Days (4 volume), dll.
Jumat, 11 Agustus 2017
Klasifikasi Genre Fiksi Spekulatif dan Penjelasannya
Ketika buku selesai dibuat, penerbit hampir selalu akan mencantumkan genre untuk mengkategorikan buku tersebut ke suatu target pasar yang dituju. Apakah buku itu novel romansa, kumpulan puisi, atau lainnya, yang tentunya punya pembaca setia masing-masing. Genre awalnya dibuat pada masa kerajaan Yunani-Romawi ketika banyak penulisan berupa puisi, prosa, dan drama (untuk pentas panggung). Kemudian genre berkembang pada abad 19 ketika dunia tulis-menulis fiksi mulai merajalela. Sub-genre pun diperkenalkan agar bisa lebih mudah menggapai pembaca. Dalam perkembangan dunia fiksi, sub-genre terus berevolusi hingga beranak-pinak, karena dunia imajinasi sangatlah luas. Nah, kali ini Penfi ingin membantu kalian dalam hal per-genre-an ini. Mari kita mulai:
![]() |
| By Blue Whale (copied and edited from MHayenes) |
Kamis, 03 Agustus 2017
Booklicious August!
Memasuki bulan Agustus dengan semangat nasionalisme, Penfi kembali dengan rekomendasi buku-buku yang merupakan karya penulis dalam negeri:
Label:
booklicious,
rekomendasi
Langganan:
Postingan (Atom)






