Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Agustus 2021

[AotM] Dari Fanfiction hingga Magical Realism

 

Apa kabar, Penefiers! Sekali lagi, Penfi berkesempatan mewawancarai salah satu penulis muda Indonesia. Bahkan karya fantasinya yang bertema mitologi Yunani juga diterbitkan bulan ini. Bukunya juga Penfi rekomendasikan di Booklicious, lho! Nah, langsung saja kita kenalan lebih jauh dengan Kak Prisca.


TENTANG PENULIS:

Penefiers yang juga gemar baca novel romance mungkin sudah tidak asing dengan Kak Prisca. Penulis bernama lengkap Prisca Primasari ini telah menulis banyak novel romance yang populer di kalangan remaja dan dewasa muda, seperti Love Theft, Lovely Heist, Purple Eyes, dan masih banyak lagi.

Ternyata hobi menulis Kak Prisca sudah dimulai sejak kecil sejak menonton Star Wars saat SD. Lho, kok bisa? Karena saking suka dengan Star Wars, Kak Prisca sampai bikin fanfiction Star Wars. Lama-kelamaan, baru deh Kak Prisca memberanikan diri membuat cerita yang dengan tokoh buatan sendiri. Kalau Penefiers sendiri pernah tulis fanfiction apa nih?

Tidak hanya murni menulis novel romantis, Kak Prisca juga lambat laun membumbui karyanya dengan hal-hal magis. Kemudian muncullah karya-karyanya yang bergenre magical realisme.

Bulan ini, Kak Prisca merilis sebuah fantasy romance berjudul Heavenly. Bagi penggemar cerita fantasi berbalut percintaan tentu tidak boleh melewatkan buku ini, apalagi kalau kamu salah seorang pembaca setia buku Kak Prisca. Bahkan Kak Prisca mengaku, bahwa berkat ada pembaca setia, maka dia tidak pantang menyerah dalam menulis. Kadang kala ada juga ide cerita yang terlalu menarik untuk ditulis, sehingga membakar semangat penulis Kak Prisca. Contohnya, seperti buku barunya Heavenly.



Tahukah Penefiers, selain penulis, Kak Prisca juga seorang editor dan penerjemah lepas. Kak Prisca telah menerjemahkan beberapa novel fantasi, seperti seri The Young Elites yang menjadi salah satu novel fantasi kesukaannya. Novel fantasi lain yang juga menjadi favorit Kak Prisca adalah seri Harry Potter, seri Percy Jackson, seri Iron King, seri Six of Crows, The Graveyard Book, dan The Book of Lost Things. Nah, khusus seri Iron King dan seri Percy Jackson, sangat direkomendasikan oleh Kak Prisca sendiri untuk dibaca oleh Penefiers!

Akhir kata, Kak Prisca berharap penulis Indonesia, khususnya yang berkecimpung di genre fantasi dapat diberi wadah untuk berkembang dan mempromosikan karyanya. Percayalah, penulis Indonesia punya ide-ide cerita yang bagus dan tidak kalah dengan novel mainstream lain.

Salah satu kiat dan pengalaman menarik Kak Prisca dalam menulis adalah mengunjungi tempat-tempat baru untuk riset. Wah, bisa jalan-jalan sambil berkarya! Omong-omong soal jalan, Penefiers bisa coba rekomendasi tempat menarik di Bibliostation, lho! Siapa tahu, malah dapat inspirasi kan?

Sekian dulu Author of the Month kali ini. Sampai jumpa!


BUAH PENA

Novel:

·        Spring in Autumn (2006) – Lingkar Pena

·        Will & Juliette (2008) – Lingkar Pena

·        The Fairy Tale House (2008) – Sygma Examedia

·        Éclair: Pagi Terakhir di Rusia (2011) – Penerbit Gagas

·        Beautiful Mistake (2012) – Penerbit Gagas

·        Paris: Aline (2013) – Penerbit Gagas

·        Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa (2013) – Penerbit Gagas

·        Evergreen (2013) – Penerbit Grasindo

·        Priceless Moment (2014) – Penerbit Gagas

·        French Pink (2014) – Penerbit Grasindo

·        Heartwarming Chocolate (2016) – Bentang Pustaka

·        With or Without You (2016) – Penerbit Gagas

·        Purple Eyes (2016) – Penerbit Inari

·        Love Theft (2017) – Penerbit Inari

·        Lovely Heist (2018) – Penerbit Inari

·        Hope (2020) – Penerbit Noura

·        Heavenly (2021) – Penerbit Inari


Antologi:

·        After Office Hours (2016) – Penerbit Pastel

·        Till This Seasons Ends (2020) – Tinta Merah Indonesia & Yutaka


DAPAT DITEMUI DI:

Instagram       : @priscaprimasari



Rabu, 28 Juli 2021

[Booklicious] #JelajahBuku: Senarai Fantasi di Lembah Asia


Halo, Penefiers! Kembali lagi di Jelajah Buku bersama PNFI. Juli ini, kita akan menjelajah benua Asia. Kira-kira kita akan menemukan novel fantasi seru apa, ya? Yuk, simak rekomendasi Penfi kali ini!


THE PALACE OF ILLUSIONS

oleh Chitra Banerjee Divakaruni

 

Novel ini pernah terbit di Indonesia pada tahun 2009 oleh Gramedia Pustaka Utama. Wah, sudah lama ya! Penefiers sudah pernah baca buku inikah? Istana Khayalan adalah kisah Mahabharata dari sisi Drupadi yang diceritakan ulang oleh Chitra Banerjee Divakaruni, seorang penulis India-Amerika.

 


Kita akan mendapatkan kisah mulai dari kelahiran sang Putri dari dalam api, perkawinannya yang legendaris dengan para Pandawa, pengasingan di dalam hutan dan kehilangan kerajaan akibat kesalahan Yudistira, dan penghinaan Duryodana yang klimaksnya adalah perang antara Pandawa dan Korawa. Istana Khayalan merupakan jalinan kisah yang diinterpretasikan dari sudut perempuan di dunia yang didominasi oleh peperangan, dewa-dewa, dan tangan-tangan nasib yang senantiasa mempermainkan.

 


 

THE SINGING HILLS CYCLE

oleh Nghi Vo

 




Penefiers mungkin masih asing dengan nama penulis ini. Nghi Vo mulai dikenal melalui novela berjudul The Empress of Salt and Fortune yang terbit pada 2020. Walau hanya novela, tapi buku ini dilanjutkan sekuel yang menjadikannya sebuah seri berjumlah lima buku. Buku keduanya berjudul When the Tiger Came Down the Mountain terbit pada 2021.

Seorang putri bangsawan dari Utara dikirim ke Selatan untuk pernikahan politik. Dia harus mengorbankan diri untuk kebahagiaan bangsanya. Setelah menikah dengan musuh, putri yang kesepian itu berteman dengan seorang budak yang dijual ayahnya ke istana.

Seri ini pernah masuk final Hugo Award, Locus Award, dan Ignyte Award. Bahkan meraih Crawfors Award pada tahun 2020. Nah, buku ini untuk sekarang belum ada terjemahan Indonesia.

 

KERSIK LUAI

oleh LM Cendana

 

Pastinya penulis Indonesia juga tidak boleh ketinggalan dong! Buku yang mau Penfi rekomendasikan ini sudah terbit pada tahun 2017 oleh penerbit Histeria. Bisa dibilang, ini adalah salah satu novel distopia Indonesia yang mendapat ulasan paling bagus dari teman-teman pembaca. Pemilihan judulnya pun unik, menggunakan Kersik Luai, yang dalam bahasa lokal Kalimantan Timur berarti Pasir yang Sunyi (Damai). Kersik Luai pun menjadi nama spesies anggrek hitam yang hanya tumbuh di daerah tertentu di Kalimantan Timur. Wow!

 


 

Ceritanya, beberapa dekade selanjutnya, Tanah Air memasuki era distopia yang telah dikuasai golongan oligarkis. Seorang manusia buatan, Btari, yang dinyatakan sebagai kloningan gagal hendak dibuang menuju pelosok negeri untuk dijadikan budak. Di tengah perjalanan, helikopter yang ditumpanginya ditembak jatuh di Laut Jawa. Di pesisir pantai, ia ditemukan seorang revolusioner, Nagara, yang mengajarkannya banyak hal. Kemanusiaan, nasionalisme, dan cinta.

Penefiers jadi tertarik tak, nih, untuk baca Kersik Luai? Pada Author of the Month kali ini pun Penfi berkesempatan mewawancarai penulisnya, LM Cendana. Jangan lupa untuk intip sedikit profil penulis muda yang satu ini, ya.


Nah, semua buku dari penulis Asia di atas adalah rekomendasi Penfi kali ini! Tentu saja masih banyak buku dari penulis maupun bertema Asia yang belum Penfi gali lebih jauh. Semoga Penfi punya kesempatan untuk meracuni kalian dengan buku-buku bertema Asia lagi, ya! Sampai jumpa!


[AotM] Penulis Muda dari Tanah Air

Halo, Penefiers! Kali ini, Penfi beruntung bisa mewawancarai salah seorang penulis muda Indonesia. LM Cendana telah menulis sejak belia dan hingga saat ini telah menghasilkan banyak buku. Salah satunya, sebuah novel distopia berjudul Kersik Luai akan Penfi bahas di Booklicious, jadi jangan lupa kunjungi juga ya! Nah, mari kita cari tahu, siapakah LM Cendana?

TENTANG PENULIS:

 

LM Cendana atau yang biasa disapa Lovita sudah hobi membaca sejak SD. Hobi menulis mulai dibangun sejak SMP. Hingga saat ini sudah menulis belasan karya dengan berbagai genre, termasuk fantasi. Salah satunya adalah novel distopia berjudul Kersik Luai. Novel ini mendapat tanggapan baik dari banyak pembaca, lho!

 


 

Lovita tertarik menulis genre fantasi setelah membaca buku-buku J.K. Rowling, R.L. Stine, dan Enid Blyton. Waduh, penulis favorit Penfi juga, nih! Selain membaca, ternyata menonton film fantasi juga menambah keinginannya membangun dunia fantasi sendiri.


Walau telah menghasilkan banyak karya, Lovita juga berada di suatu momen yang membuatnya mulai tidak tertarik dengan dunia menulis. Namun, dia mengingat kutipan Martha Graham: “A dancer dies twice — once when they stop dancing, and this first death is the more painful.”


Baginya, sama seperti penari, seorang penulis bisa saja mati dua kali dan kematiannya yang pertama adalah yang paling menyakitkan yaitu berhenti menulis. Dia jadi membayangkan hidup tanpa passion yang selama ini menjadi fondasi. Tidak menyukai sesuatu yang sebelumnya dicintai adalah sesuatu yang menyedihkan. Oleh karena itu, dia berusaha untuk terus memupuk kepercayaan pada diri sendiri untuk terus menulis. Sebab, mengikuti perkataan Pramoedya A. Toer: “Menulis adalah bekerja untuk keabadian."



Ketika Penfi bertanya tentang prospek penulis fantasi di Indonesia, menurut pandangan pribadinya, saat ini masih ada pembaca Indonesia yang belum bersedia “membuka hati” untuk karya-karya lokal. Hal ini membuat penulis fantasi yang belum mempunyai nama (penulis yang kurang dikenal) agak kesulitan untuk memperkenalkan karya mereka. Buku-buku fantasi lokal di deretan bestseller banyak diisi oleh penulis yang namanya sudah tidak asing dan sudah memiliki banyak penggemar yang loyal. Jadi mudah bagi penulis besar untuk mempromosikan karya mereka, apa pun genrenya.


Bagi yang ingin menulis fantasi, Lovita memberi tips, yaitu perbanyak membaca. Semakin banyak buku yang dibaca, semakin banyak pula wawasan baru yang didapatkan. Dan yang terpenting adalah sebisa mungkin membangun personal branding.

Saat ini Lovita aktif di bidang penerbitan buku. Kesehariannya selain sibuk menyunting, juga menonton film dan drama Korea. Lovita juga penggemar BTS. Hayo, Penefiers ada yang bucin BTS juga tak?

Sebagai penutup, Lovita baru-baru ini menyelesaikan Howl’s Moving Castle karya Diana Wynne Jones. Bagi yang menyukai middle grade dan klasik, boleh mencoba buku ini, lho. Bacalah di mana saja senyaman Penefiers. Setiap orang punya tempat membaca kesukaan. Lovita mengaku suka membaca di kuburan Belanda. Waduh, Penfi tak bakal bisa, nih!

Semoga suatu saat Penfi dapat mengadakan acara bareng Lovita, ya. Walau saat ini belum ada karya baru, tapi kata Lovita dia punya banyak ide yang menunggu dieksekusi. Mari kita tunggu karya selanjutnya saja, ya. Semangat, Lovita! 


Nah, ini dia Author of the Month Juli. Sampai jumpa dan jangan lupa kunjungi Bibliostation dan Booklicious juga, ya!


BUAH PENA:

 

·        Helenina (2015) – Penerbit Pagan Press

·        Klandestin (2016) – Penerbit Bintang Media

·        Stilette (2017) – Penerbit Inari

·        Kersik Luai (2017) – Penerbit Histeria

·        Snow White (2018) – Penerbit Haru

·        Gincu #1 (2019) – Penerbit Mediakita

·        Klandestin #2 (2019) – Penerbit Pagan Press

·        Boot, Poem, and a Piece of Cupcake (2019) – Namina Books

·        Klandestin #3 (2020) – Aksara Publishing

·        Gincu #2 (2020) – Aksara Publishing

·        Hi, 1989 (2020) – Penerbit Koru


DAPAT DITEMUI DI:

Twitter           : @LMCendana

Instagram       : @lovitacendana




Minggu, 14 Februari 2021

[AotM] Shinkai Makoto, dari Layar hingga Kertas

 Apa kabar, Penefiers?

Author of the Month kembali lagi, nih! Penulis yang mau Penfi bahas kali ini adalah pemenang Author of the Year di PNFI Awards 2020 lalu, Shinkai Makoto. Siapa, nih, yang ikuti acara itu tahunan PNFI lalu?

Animasi your name. begitu populer sampai-sampai juga ada versi novelnya. Fan di Indonesia juga sangat menyambut penerbitan buku-buku Shinkai Makoto, lho! Namun, seberapa banyak kamu mengenal penulis asal Jepang ini? Langsung saja kita cari tau lebih banyak tentang si penulis kelahiran Februari, yuk!



TENTANG PENULIS:

Shinkai Makoto lebih dikenal sebagai seorang pembuat film, animator, dan mangaka asal Jepang. Salah satu karya terkenalnya adalah your name., tentang dua orang remaja yang bertukar tubuh. Baru-baru ini Weathering with You juga diterbitkan di Indonesia. Buku itu bercerita tentang seorang gadis yang berkemampuan mengubah cuaca. Premis sederhana ini telah dikembangkan dengan penuh warna oleh Shinkai Makoto hingga dicintai banyak orang. Pria kelahiran 9 Februari 1973 ini bahkan sempat disebut sebagai salah satu dari sepuluh animator yang karyanya wajib ditonton oleh majalah Variety pada 2016. Kepopuleran Shinkai Makoto dan karya-karyanya membuat namanya diabadikan sebagai nama Asteroid "55222 Makotoshinkai".



Shinkai Makoto belajar literatur Jepang di Univesitas Chuo. Di sana, dia adalah anggota klub literatur remaja dan bertugas membuat buku bergambar. Setelah lulus dari Universitas Chuo pada tahun 1996, dia bekerja selama lima tahun di perusahaan gim video, Falcom sebagai desainer grafik. Pada tahun 1999, Shinkai merilis sebuah animasi berdurasi lima menit, "She and Her Cat". Animasi ini tentang hidup seekor kucing yang diceritakan dari perspektif kucing itu sendiri. Animasi pendek ini memenangkan banyak penghargaan termasuk hadiah utama di kontes DoGA CG Animation pada tahun 2000. Kemenangan itu semakin meningkatkan kepercayaan diri Shinkai. Dia termotivasi untuk terus menghasilkan karya yang lebih bagus. Film pendek "Voices of a Distant Star" menjadi fokus utama Shinkai setelah berhenti dari Falcom.


Karya berikutnya adalah film "The Place Promised in Our Early Days" pada 2004 dan 5 "Centimeters per Second" pada 2007. Selama 2008, dia beristirahat di London dan kemudian merencanakan proyek selanjutnya. Film berikut yang dinantikan pun diketahui berjudul "Children Who Chase Lost Voices from Deep Below" yang rilis pada 2011. Pada tahun 2013, film "The Garden of Words"  juga dirilis.

Mungkin karya Shinkai yang lebih dikenal saat ini adalah "your name." yang rilis pada 2016. Karya ini sukses besar dan mendunia. Pujian berdatangan dari berbagai kalangan. Mereka memuji kepiawaian Shinkai dari sisi narasi, animasi, musik, imajinasi, dan segala aspek yang dikombinasikan dengan baik. Pada tahun 2019, your name. telah menjadi tiga besar anime dengan pendapatan tertinggi di dunia. Kesuksesan ini diikuti oleh "Weathering with You"  yang rilis pada 2019.

Beberapa film telah diadaptasi ke novel. Apakah Penefiers tertarik membaca novelnya juga? Berbahagialah karena your name. dan Weathering with You sudah diterbitkan di Indonesia. Bagaimana dengan novel lain? Penefiers boleh, lho, kedip-kedip manja ke penerbit supaya diterbitkan juga, tapi tentu saja harus sudah mendukung dua buku yang terbit sebelumnya.

Nah, sudahkah Penefiers menonton semua film yang disebutkan di atas?



Untuk menyambut terbitnya Weathering with You dan Hari Kasih Sayang di Februari, Penfi akan membahas sekilas buku tersebut di Booklicious Februari. Penfi juga akan ajak kalian jalan ke lokasi romantis ala kutu buku di Bibliostation Februari. Jangan lupa untuk kunjungi keduanya, ya! Sampai jumpa di Author of the Month berikutnya!


BUAH PENA:

*karya film tidak dicantumkan

 

Novel:

·         5 Centimeters per Second (2007)

·         The Garden of Words (2014)

·         Your Name (2016)

Diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Haru (Februari 2020)

·         Your Name – Another Side: Earthbound (2016) – bersama Arato Kanou

·         Weathering with You (2019)

Diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Haru (Februari 2021)

 

Buku Bergambar:

·         Slug (1994)


Komik:

·         Beyond the Tower (2002)

·         Voices from a Distant Star (2004)

·         The Place Promised in Our Early Days (2006)

·         5 Centimeters per Second (2010-2011)

·         Children Who Chase Lost Voices from Deep Below (2011)

·         The Garden of Words (2013)

·         Your Name (2016)



DAPAT DITEMUI DI:

Twitter                    : @shinkaimakoto
Website                   : www.shinkaimakoto.jp dan www.en.shinkaiworks.com